Tampilkan postingan dengan label I'rob Asli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label I'rob Asli. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Mei 2013

Alamat I'rob Asli dan Far'iyah


Sebelumnya kita sudah menyinggung alamat-alamat i'rob yang asli, silahkan baca kembali di sini . Pada buku durusullughoh hal. 6 disebutkan kembali contoh alamat i'rob asli sebagaimana terlihat di bawah ini:
Kemudian untuk alamat i'rob far'iyah terdapat dalam beberapa jenis isim...sebagai berikut:


1. Jamak Muannas Salim, untuk alamat nashobnya adalah kasroh (jer)...Ingat kembali tashrifnya. Contohnya ...Kholaqallo-Hu AsSamawaa-Ti wal Ar-Dli. Assamawaa-Ti ini adalah berkedudukan sebagai maf'ulum bihi, maka dia harus nashob, namun nashobnya dengan jer.

2. Al-Mamnu' min Asshorfi, Alamat jernya dengan fathah. Contoh: idzhab ila fir'auna....Fir'auna ini termasuk ke dalam almamnu' minasshorfi, alasannya karena nama fir'aun sendiri bukan nama asli arab. Seperti misalnya Ibrohiimu, Ya'kubu.

3. Asma-ul khomsah...Rofa'nya dengan wau, nashobnya dengan alif, dan jernya dengan ya'.
Contohnya sudah ada di atas, perhatikan kalimat abu-u dalam posisi rofa', nashib dan jer.

bersambung....

Rabu, 15 Mei 2013

I'RAB ISIM


إِعْرَاب اْلاِسْم
I'RAB ISIM

I'rab ialah perubahan baris/bentuk yang terjadi di belakang sebuah kata sesuai dengan kedudukan kata tersebut dalam susunan kalimat. Pada dasarnya, Isim bisa mengalami tiga macam I'rab yaitu:
1. I'RAB RAFA' ( رَفْع ) atau Subjek; dengan tanda pokok: Dhammah ( ُ  )
2. I'RAB NASHAB ( 
نَصْب ) atau Objek; dengan tanda pokok: Fathah ( َ   )
3. I'RAB JARR ( 
جَرّ ) atau Keterangan; dengan tanda pokok: Kasrah ( ِ   )

Perhatikan contoh dalam kalimat di bawah ini:
جَاءَ الطُّلاَّبُ= datang siswa-siswa
رَأَيْتُ الطُّلاَّبَ
= aku melihat siswa-siswa
سَلَّمْتُ عَلَى الطُّلاَّبِ
= aku memberi salam kepada siswa-siswa
Isim الطُّلاَّب (=siswa-siswa) pada contoh di atas mengalami tiga macam I'rab:
1) I'rab Rafa' (Subjek) dengan tanda Dhammah di huruf akhirnya ( الطُّلاَّبُ )
2) 
I'rab Nashab (Objek) dengan tanda Fathah di huruf akhirnya ( الطُّلاَّبَ )
3) 
I'rab Jarr (Keterangan) dengan tanda Kasrah di huruf akhirnya ( الطُّلاَّبِ )
Alamat I'rab seperti ini dinamakan Alamat Ashliyyah (عَلاَمَات اْلأَصْلِيَّة) atau tanda-tanda asli (pokok).

Perlu diketahui bahwa tidak semua Isim bisa mengalami I'rab atau perubahan baris/bentuk di akhir kata. Dalam hal ini, Isim terbagi dua:
1) ISIM MU'RAB ( اِسْم مُعْرَب ) yaitu Isim yang bisa mengalami I'rab. Kebanyakan Isim adalah Isim Mu'rab artinya bisa berubah bentuk/baris akhirnya, tergantung kedudukannya dalam kalimat.
2) ISIM MABNI ( اِسْم مَبْنِي ) yaitu Isim yang tidak terkena kaidah-kaidah I'rab. Yang termasuk Isim Mabni adalah: Isim Dhamir (Kata Ganti), Isim Isyarat (Kata Tunjuk), Isim Maushul (Kata Sambung), Isim Istifham (Kata Tanya).
Perhatikan contoh Isim Mabni dalam kalimat-kalimat di bawah ini:
جَاءَ هَؤُلاَءِ
= datang (mereka) ini
رَأَيْتُ هَؤُلاَءِ= aku melihat (mereka) ini
سَلَّمْتُ عَلَى هَؤُلاَءِ= aku memberi salam kepada (mereka) ini
Dalam contoh-contoh di atas terlihat bahwa Isim Isyarah هَؤُلاَءِ (=ini) tidak mengalami I'rab atau perubahan baris/bentuk di akhir kata, meskipun kedudukannya dalam kalimat berubah-ubah, baik sebagai Subjek, Objek maupunKeterangan. Isim Isyarah termasuk diantara kelompok Isim Mabni.
Bila anda telah memahami baik-baik tentang pengertian I'rab dan tanda-tanda aslinya, marilah kita melanjutkan pelajaran tentang Isim Mu'rab.